Kehilangan BOOTMGR atau BOOTMGR is missing terkadang terjadi karena
mencoba mengotak ngtik sistem windows, hardisk yang tidak terpasang dengan
benar, merubah registry dan atau bisa karena melakukan instalasi aplikasi.
Walaupun kita telah mengatur sistem restore point tetapi hal ini tidak bisa
dilakukan untuk mengembalikan pengaturan sistem windows.
Kesalahan yang umum terjadi karena tidak ditemukan sistem windows saat
booting komputer. BOOTMGR is missing mempunyai banyak penyebab seperti sistem windows yang rusak,pengaturan boot pada bios yang salah, harddisk sudah rusak, adanya badsector pada hardisk, hardisk tidak terpasang, harddisk tidak merespon dengan baik (hal ini biasa
terjadi ketika baru menyalakan komputer atau laptop setelah menyimpan laptop
atau komputer terlalu lama tanpa diaktifkan), Laptop sudah jatuh dan
beberapa penyebab lain yang telah saya jelaskan di paragraf pertama.
BOOTMGR
is missing Memunculkan Beberapa Pertanyaan Seperti:
- Kenapa BOOTMGR is missing terjadi pada laptop / komputer?
- Bagaimana cara memperbaiki BOOTMGR is missing?
- Solusi memperbaiki BOOTMGR is missing pada laptop / komputer.
- BOOTMGR is missing terjadi setelah restart.
- Kerusakan BOOTMGR is missing pada laptop / komputer saya.
- Error setelah loading windows / error setelah komputer masuk ke sistem windows.
- Error setelah pengistalan tema / thema windows / tampilan dekstop
- Kenapa BOOTMGR is missing terjadi pada laptop / komputer?
- Bagaimana cara memperbaiki BOOTMGR is missing?
- Solusi memperbaiki BOOTMGR is missing pada laptop / komputer.
- BOOTMGR is missing terjadi setelah restart.
- Kerusakan BOOTMGR is missing pada laptop / komputer saya.
- Error setelah loading windows / error setelah komputer masuk ke sistem windows.
- Error setelah pengistalan tema / thema windows / tampilan dekstop
Solusi Pertama:
- Cek harddisk pada laptop / komputer Anda! pastikan Harddisk terpasang
dengan benar pada port mainboard.
- Cek pengaturan Boot! Tekan F2 atau Del saat booting windows (setelah komputer di aktifkan), pastikan boot pertama pada harddisk yang terpasang pada komputer Anda. Atau tekan F12 untuk memilih boot jika pengaturan bios Anda mendukung.
- Pastikan hardisk Anda tidak rusak! (jika rusak ganti yang baru).
- Cek pengaturan Boot! Tekan F2 atau Del saat booting windows (setelah komputer di aktifkan), pastikan boot pertama pada harddisk yang terpasang pada komputer Anda. Atau tekan F12 untuk memilih boot jika pengaturan bios Anda mendukung.
- Pastikan hardisk Anda tidak rusak! (jika rusak ganti yang baru).
Solusi Kedua:
Ketika Anda mendapatkan kesalahan BOOTMGR is missing pada komputer
silakan tekan Ctrl + Alt + Del untuk me-restart. Hal ini dilakukan jika solusi
pertama dalam keadaan yang benar.
1. Masukkan cd atau flasdisk yang memiliki boot Windows 7 atau
Windows 8 (lakukan hal ini sebelum mengaktifkan komputer).
2. Layar berikutnya Anda melihat pengaturan Language, Time and Currency and Keyboard boxes. Next>
3. Di sisi kiri bawah ada dua pilihan: “What to know before installing Windows”(Apa yang harus Anda tahu sebelum menginstal Windows) dan “Repair your computer”(Perbaikan komputer Anda).
4. Klik “Repair your computer”. Next
5. Windows kemudian akan mencoba untuk menemukan direktori instalasi untuk Windows, tergantung partisi dimana Anda menginstal windows.
6. Selanjutnya muncul layar dengan kotak yang disebut Opsi Pemulihan. Klik opsi pertama yaitu, Startup Repair.
7. Anda akan melihat kotak Perbaikan Startup dengan pesan “Startup Repair is checking your system for problems”. Jangan melakukan pembatalan hal ini dapat menambah kerusakan sistem windows Anda.
8. Ketika Repair windows dilakukan, komputer akan melakukan reboot. Jika lebih dari satu masalah mungkin reboot akan berulang dilakukan sampai perbaikan sistem anda benar-benar baik.
2. Layar berikutnya Anda melihat pengaturan Language, Time and Currency and Keyboard boxes. Next>
3. Di sisi kiri bawah ada dua pilihan: “What to know before installing Windows”(Apa yang harus Anda tahu sebelum menginstal Windows) dan “Repair your computer”(Perbaikan komputer Anda).
4. Klik “Repair your computer”. Next
5. Windows kemudian akan mencoba untuk menemukan direktori instalasi untuk Windows, tergantung partisi dimana Anda menginstal windows.
6. Selanjutnya muncul layar dengan kotak yang disebut Opsi Pemulihan. Klik opsi pertama yaitu, Startup Repair.
7. Anda akan melihat kotak Perbaikan Startup dengan pesan “Startup Repair is checking your system for problems”. Jangan melakukan pembatalan hal ini dapat menambah kerusakan sistem windows Anda.
8. Ketika Repair windows dilakukan, komputer akan melakukan reboot. Jika lebih dari satu masalah mungkin reboot akan berulang dilakukan sampai perbaikan sistem anda benar-benar baik.
Solusi Ketiga:
Jika solusi kedua tidak menyelesaikan masalah, Anda dapat membuat
kembali BCD store dengan menggunakan alat Bootrec.exe di Windows Recovery
Environment. Untuk melakukannya, ikuti langkah-langkah solusi kedua sampai
langka ke 6 yaitu munculnya kotak dialog System Recovery Options:
- Dalam
Pemulihan kotak dialog System Options (kotak dialog System Recovery Options),
klik Command Prompt.
- Type bootrec / RebuildBcd kemudian tekan ENTER
- Type bootrec / RebuildBcd kemudian tekan ENTER
• Jika
Bootrec berjalan sukses, akan jalur instalasi direktori Windows. Untuk
menambahkan entri ke BCD store, ketik Ya. Sebuah pesan konfirmasi muncul yang
menunjukkan entri tersebut ditambahkan.
• Jika Bootrec tidak dapat menemukan instalasi Windows yang hilang, Anda
harus menghapus BCD store, dan kemudian Anda harus kembali membuatnya. Untuk
membuat BCD store, ketik perintah berikut dalam urutan yang ditunjukkan di
bawah ini: (Ingatlah untuk tekan ENTER setelah setiap
perintah!)
bcdedit
/ export C:\BCD_Backup
ren
c: \ boot \ bcd bcd.old
bootrec
/ RebuildBcd
- Restart
komputer Anda.
Tips di
atas akan membantu Anda Memperbaiki BOOTMGR yang hilang pada files Windows.